Cerita Ilmu Perawatan Jaringan Mee
Tampilkan postingan dengan label perawatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perawatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 September 2014

5 Software Gratis untuk Bisa merawat PC

By With Tidak ada komentar:

Kalau memiliki PC, tentu saja kita perlu untuk rajin-rajin merawatnya. Perawatan hardware bisa dilakukan dengan membersihkan keyboard, CPU box, layar monitor atau LCD kamu, atau memperhatikan apakah susunan kabel PC kamu masih rapi. Tapi bagaimana dengan perawatan internal? Terkait dengan OS kamu? Tak perlu ditanya lagi, software tentu saja harus dirawat dengan software juga!

Dari sekian banyak software gratis untuk merawat PC, kali ini PG akan membahas 5 tool gratis yang bisa kamu gunakan untuk merawat OS Windows agar tetap ringan dan nyaman untuk digunakan. Apa saja kelima tool tersebut?

1. SimCleaner
5 Tool untuk merawat PC Kamu!
Slimcleaner menawarkan perangkat seperti Cleaner Utility, Optimize Utility, Uninstaller Utility, Shredder Utility, Hijack Log Utility dan Windows Tools. Ini memungkinkan kamu bisa bersih-bersih komputer sekaligus mengoptimalkan kinerjanya menggunakan software ini.

advertisements
Kamu bisa mendownload SimCleaner dari:
http://slimcleaner.com/


2. DoubleKiller
5 Tool untuk merawat PC Kamu!
Double Killer adalah aplikasi khusus untuk mencari duplicate file atau file kembar yang biasanya memenuhi hard disk kamu. Aplikasi ini akan mencari file kembar dengan cara membandingkan kombinasi nama, ukuran, tanggal modifikasi, dan isi. Kamu bisa mengeluarkan file atau membatasi pencarian dengan atribut tertentu, seperti misalnya *.MP3, sehingga aplikasi ini tidak akan mencari aplikasi dengan tipe demikian. Ketika prosedur scan selesai, maka semua file kembar yang ditemukan akan disajikan di layar dan kamu secara manual atau otomatis bisa menghapus file tersebut. Daftar hasil bisa diatur atau ditempatkan ke dalam sebuah file teks yang bisa dibaca bila kamu ingin melakukan penghapusan nanti.
Download Double Killer di:
http://www.bigbangenterprises.de/en/doublekiller/


3. 360 Amigo
5 Tool untuk merawat PC Kamu!
360Amigo System Speedup Free adalah software untuk optimasi dan perawatan komputer yang bisa meningkatkan kinerja PC kamu. 360Amigo System Speedup Free memiliki fitur System CleanerSystem Optimizer dan berbagaiSystem Tools yang dirancang untuk meningkatkan kinerja PC kamu. 360Amigo System Speedup Free juga memiliki fitur Junk Files Cleaner untuk menghapus file tak terpakai dan juga histori browser, log, link invalid, dan banyak lagi.
Kamu bisa mendownload 360 Amigo dari:
http://download.cnet.com/360Amigo-System-Speedup-Free/3000-18512_4-75206713.html?part=dl-10092809&subj=dl&tag=button


4. Simnet Registry Defrag
5 Tool untuk merawat PC Kamu!
Bukan hanya hard disk yang perlu didefrag untuk menata penempatan file di sector-sectornya. Registry juga perlu ditata agar PC kamu tidak kepenuhan data registry dan kembali kencang larinya. Simnet Registry Defrag adalah software yang bisa melakukan defrag pada file registry kamu. Aplikasi ini dengan cepat akan melakukan scan pada file registry kamu dan memberikan laporan yang menunjukkan bagian mana dari registry yang perlu di-defrag dan untuk apa. Program ini kemudian akan menciptakan System Restore point sebelum memulai proses defrag, jadi kamu bisa membatalkan perubahan jika mendapat masalah.
Dapatkan Simnet Registry Defrag di:
http://simnetsoftware.com/products/downloads/simnet-registry-defrag.html


5. Glary Utilities
5 Software Gratis untuk merawat PC
Glary utilities memiliki tools optimasi dan perawatan yang sangat lengkap. Dengan software ini kamu bisa membersihkan komputer dari berbagai file sampah yang tidak berguna, registry yang sudah tidak terpakai, hingga menganalisa penggunaan space hardisk dan menemukan file duplikat.
Selain itu ada juga tools untuk optimasi memory, startup manager, context menu manager, dan berbagai tweak tools lainnya. Salah satu fitur yang dimiliki Glary Utilities tetapi jarang dimiliki oleh software optimasi lain adalah file splitter dan joiner. Dengan fitur ini kamu bisa memecah file besar menjadi beberapa bagian kecil dan menggabungkannya kembali.
Download Glary Utilities disini
http://www.glarysoft.com/products/utilities/glary-utilities/

sumber blog
Read More

CARA MELAKUKAN PERAWATAN PADA PC DAN KOMPONENNYA

By With Tidak ada komentar:

Saat Ini Komputer sudah menjadi kebutuhan Primer dimasyarakat, penggunaan komputer saat ini sudah sangat diperlukan apalagi dengan adanya teknologi internet yang memungkinkan untuk menjelajah informasi di dunia secara cepat. Dalam penggunaan computer jenis PC (Personal Computer). PC merupakan kumpulan beberapa komponen yang saling terhubung didalamnya sehingga menjadi satu kesatuan yang dapat berfungsi dalam berbagai hal . adapun computer PC memerlukan Perawatan seperti halnya dengan barang-barang elektronik lainnya. Perawatan ini dilakukan agar komponen dalam PC tetap awet dan tahan lama. Dalam melakukan perawatan PC, harus memenuhi bebrapa komponen didalammnya seperti memiliki perlengkapan perawatan, dan perlengkapan untuk melakukan troubleshooting pada PC. Berikut adalah cara melakukan perawatan PC dan aspek-aspek apa saja yang harus dipenuhi untuk memulai melakukan Perawatan PC.
A. PERLENGKAPAN
Seperti Halnya Melakukan Perakitan PC, peralatan yang diperlukan sama dengan yang dilakukan untuk melakukan Perawatan PC namun dalam melakukan Perawatan terdapat hal-hal yang perlu ditambahkan. Berikut peralatan yang diperlukan dalam melakukan Perawatan PC.
1. Obeng (+/-)
Obeng digunakan untuk membuka Komponen-komponen dalam PC, dikarenakan komponen-komponen tersebut menggunakan Baut agar dapat melekat dengan keras pada badan casing, obeng yang digunakan berupa obeng (+) dan obeng (-)
2. Kaos Tangan Lateks
Kaos tangan lateks digunakan agar komponen-komponen yang dipegang menggunakan tangan tidak tersentuh langsung dengan komponen karena adanya kaos tangan ini, kaos tangan ini juga akan mempermudah dalam melakukan perawatan dikarenakan tidak ada batasan dalam menyentuh komponen pada PC.
3. Grounding
Grounding atau pentanahan digunakan untuk menetralkan listrik statis yang ada pada tangan, listrik statis ini dapat merusak komponen pada PC sehingga jika dalam melakukan Perawatan, komponen PC tetap awet dan tahan lama.
4. Tis Pengikat
TIS pengikat merupakan perlengkapan yang digunakan untuk merapikan kabel yang ada pada komponen PC, Tis ini juga akan mempermudah untuk mengenal alur kabel dalam komponen PC.
5. Tissue kering
Tissu merupakan komponen yang sangat diperlukan dalam melakukan Perawatan PC, tissue ini nantinya akan digunakan untuk membersihkan komponen-komponen keras dalam PC
6. Blower
Blower ini digunakan untuk menghilangkan debu soft yang susah dihilangkan dengan menggunakan Tissu, blower ini akan betul-betul menghilangkan semua debu yang ada pada perangkat PC. jika tidak terdapt Blower anda dapat menggunakan Kuas namun jika menggunakan kuas tidak akan membersihkan bagian-bagian sulit pada komponen PC.
B. PERWATAN KOMPONEN PC
sebelum anda melakukan Perawatan, anda pertama-tama anda harus mengerti dan memahami secara langsung cara untuk melakukan perakitan PC karena dalam melakukan Perawatan PC anda diharuskan untuk melepas semua perangkat-perangkat yang ada dalam casing. Berikut komponen-komponen yang harus menjalani proses perawatan dan cara melakukan perawatan pada komponen tersebut.
1. HARDISK
Hardisk Merupakan Media Penyimpana dalam PC, dalam melakukan Perawatan Pada Hardisk Anda tidak perlu membuka komponen yang ada dalam hardisk tersebut karena didalam hardisk tersebut tidak terdapat udara sehingga jika anda membuka komponen dalam hardisk maka hardisk yang anda gunakan akan rusak karena adanya kontak langsung dengan udara. Yang perlu anda bersihkan hanya pada bagian papan PCB hardisk dan menggosok bagian pin hardisk dengan menggunakan Penghapus Pensil.
2. Mainboard/Motherboard
Mainboard/Motherboard merupakan tempat tertancapnya semua komponen-komponen pada PC mainboard merupakan bagian utama pada PC, dalam melakukan perawatan pada mainboard anda harus menghilangkan semua debu yang ada pada mainboard dengan menggunakan Blower atau kuas, dengan ini Mainboard akan bersih dan tidak ada debu yang dapat merusak komponen pada Mainboard.
3. RAM
Ram Merupakan tempat penyimpana cache memory pada prosessor yang merupakan alat untuk membantu kinerja prosessor, dalam melakukan Perawatan pada RAM anda hanya perlu menggosok pin pada RAM dengan menggunakan karet penghapus dan juga pada bagian slotnya dibersihkan dengan menggunakan kuas.
4. heatsink dan Kipas heatsink
Dalam melakukan perawatan PC bagian Heatsink merupakan bagian terpenting untuk dibersihkan, dimana terdapat banyak debu pada bagian dalam heatsink, cara membersihkannya, anda bisa menggunakan blower atau kuas untuk membersihkan bagian yang susah untuk dijangkau
5. Prosessor
Pada Prosessor anda tidak perlu melepasnya dari socket untuk menjaga keamanan dalam melakukan Perawatan, yang perlu untuk menerima perawatan hanya pada bagian Pasta prosessor, gantilah dengan Pasta yang baru. (Jangan Menggunakan Pasta gigi)
6. Casing
Casing merupakan tempat terpasangnya semua komponen pada PC, dalam melakukan perawatan Gunakanlah Blower untuk membersihkan semua area yang ada pada bagian dalam casing terutama tempat dudukan mainboard.
7. Keyboard
Keyboard Merupakan komponen yang digunakan untuk meng-input data pada computer, yang perlu untuk dibersihkan yaitu pada bagian sela-sela pada tombol keyboard, gunakanlah blower atau kuas untuk membersihkannya.

Sumber blog
Read More

10 Tips Cara Merawat Laptop dengan Baik

By With Tidak ada komentar:

cara merawat laptop dengan baik dan benar
Cara merawat laptop tidak begitu sulit sebenarnya karena laptop itu bukan komputer desktop. Laptop sangat butuh perhatian/perawatan juga agar awet layaknya kekasih kita, supaya bisa dipakai sampai tua dan body-nya tetap bagus dan sexy.

Laptop itu barang elektronik yang sangat sensitif seperti halnya kekasih perempuan kita, bila tidak dirawat dengan baik maka akan seringlah si laptop tersebut berpaling ke tukang service laptop.(kok jadi cinta"an) Perlu diketahui juga, komponen laptop itu lebih mahal dibandingkan komponen komputer desktop atau PC. Nah, maka dari itu untuk menghindari kantong kita bolong, sebaiknya lakukan deh tips merawat laptop untuk Laptop Acer, DELL, Toshiba, HP, Asus, Axio, dll :

1. Jangan sembarangan mendownload software" dari internet
Biasanya nih, klo udah ada koneksi kenceng alias ngebut, pasti deh kerjaannya download. Usahakan jangan download software yang tidak jelas asal usul silsilah keluarganya,(software ada keturunannya men) karena bisa membahayakan diri kita. Pakelah software" yang telah didapatkan dari paket laptopnya waktu pertama beli. Jika software hasil download sebaiknya scan dulu dengan antivirus paling top.

2. Jangan menginstall software" yang sekiranya jarang dipakai dan tidak berguna
Buat apa beli duren tapi gk dimakan. betul tidak? seperti halnya software yang sudah diinstall, jika tidak dipakai dan tidak berguna maka hanya akan menjadi sampah saja dan bisa bikin muntah. (bilang aja gk doyan duren)

3. Jangan meletakkan laptop diatas kasur saat sedang menyala
Dampak yang ditimbulkan cukup besar, berdasarkan pengalaman teman saya. Setelah beberapa jam saja laptopnya ditaro diatas kasur, keesokan harinya adaptornya langsung rusak.

4. Jaga kebersihan laptop anda
Usahakan laptop anda tidak boleh ada debu sama sekali, selalu setiap habis dipakai lap dengan kain putih bersih agar bebas debu dan kuman penyakit. Pakai pelindung layar dan pelindung keypad juga klo mampu beli.

5. Hindari getaran elektromagnetik
Jauhkan laptop anda dari alat-alat elektromagnetik seperti misalnya alat pengeras suara, loudspeaker, mesin, handphone, dan sumber getaran lainnya.

6. Rapikan kabel-kabel yang terhubung
Sebisa mungkin kabel-kabel ke laptop itu harus tertata rapi, jangan sampai membuat orang lain tersandung lalu jatuh dan terluka kemudian menyalahkan anda. Bisa repot lagi urusannya.

7. Rawatlah baterai laptop secara teratur
Hendaknya saat memakai laptop untuk waktu yang lama, baterai diisi penuh terlebih dahulu dengan catatan saat sedang diisi tidak dimainkan. Lalu jika sudah penuh cabut chargerannya lalu mainkan sampai baterai sisa sedikit lagi. Jaga sirkulasi udara juga, karena ini sangat penting apabila tidak terjadi sirkulasi udara yang lancar maka dapat menyebabkan over-heating.

8. Jangan menaruh benda diatas laptop
Apalagi benda yang berat, bisa" laptop anda langsung berpaling ke tukang service teknisi perbaikan laptop. Karena bisa merusak layar monitor.

9. Jangan sekali" untuk mencoba pindah-pindahkan laptop saat masih hidup. (karena dia bisa jalan sendiri)
Itu ada penjelasannya, begini ceritanya : Laptop yang masih hidup atau belum di shutdown/sleep berarti harddisknya juga sedang bekerja sehingga apabila digerakkan dapat menyebabkan head harddisk menggores cylinder, itu akibatnya sangat fatal.

10. Jika laptop anda bermasalah, jangan coba-coba untuk mencoba betulkan sendiri. Lebih baik diserahkan ke tukang service terdekat. Karena jika anda membetulkan sendiri bisa-bisa kerusakan menjadi semakin berat. Apalagi kalo masih garansi lalu anda membongkar laptop sendiri dan merusak sticker garansi yang masih ada pada laptop. (gk komentar deh)

Dari 10 tips diatas, ada yang paling amat sangat penting, yaitu :
Kartu Garansi anda Jangan Sampai Hilang
 
sumber blog
Read More

Merawat Baterai Laptop Agar Awet

By With Tidak ada komentar:

Baru-baru ini saya sedang berburu baterai laptop orisinal untuk laptop jadul HP Pavilion dv2 saya yang lebih sering menganggur di rumah.
HP Pavilion dv2
Laptop ini sudah berumur empat tahun dan kapasitas baterainya nyaris 0%, sehingga kalau hendak digunakan harus selalu tersambung ke sumber listrik. Inilah dia yang disebut laptop tipe desktop.
Ketika merambah internet untuk mendapatkan informasi lebih terkait baterai laptop, saya mendapatkan banyak hal baru yang sebelumnya tidak saya ketahui tentang cara-cara memperpanjang umur baterai, dalam hal ini spesifik terkait baterai berbasis lithium ion (Li-On) yang kini sangat umum kita temui dalam perangkat elektronik bergerak kita.
Nah, semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua. Kalau ada masukan lain, most welcome, asal jangan terlalu judes ok?

1. Baterai Li-On bisa kadaluarsa/expired.
Ini banyak yang belum tahu.
Seperti halnya makanan, baterai Li-On memiliki masa kadaluarsa yang tidak tergantung pada berapa kali dipakai, di-charge maupun discharge. Jadi tidak buru-buru membeli baterai “cadangan” untuk laptop atau hape Anda bila akan digunakan satu atau dua tahun lagi. Lebih baik tabung uangnya dan belilah baterai baru saat dibutuhkan.

Ketika Anda membeli baterai baru, usahakan untuk melihat dulu tanggal pembuatan (manufacturing date) nya. Bila baterai “baru” tersebut sudah keluar dari pabriknya dua tahun yang lalu, berarti masa kadaluarsanya sudah dekat, bisa jadi kadaluarsa di tahun depan. Sayang duitnya kan?
Sekali lagi, baterai Li-On tetap bisa kadaluarsa meskipun tidak digunakan, tersimpan rapi, kedap udara, dan kering di dalam gudang. Seperti makanan.


2. Baterai Li-On tidak mengenal “memory effect”.
Pada waktu orang masih menggunakan baterai basis nikel, istilah efek memori ini begitu membuat was-was para pengguna peralatan elektronik bergerak. Apa itu efek memori? Secara sederhana, ada fenomena kalau baterai selalu diisi ulang padahal, katakanlah, kapasitasnya masih 50% (bukan nol), maka ke depannya baterai hanya mau mengisi maksimum 50% dari kapasitas awalnya. Baterai seolah-olah memiliki ingatan/memori bahwa kapasitasnya hanya sebesar itu. Untuk menghindari efek memori ini, kita dianjurkan untuk mengisi ulang baterai hanya setelah isinya mendekati 0%.
Nah penjelasan panjang lebar diatas sebenarnya tidak berguna, karena baterai Li-On tidak mengalami efek memori. Silakan diisi ulang kapan sempat, tak perlu menunggu “habis” dulu. Tapi..


3. Baterai Li-On tidak (dan sebaiknya jangan) diisi hingga 100%.
Kenapa? Karena tegangan yang terlalu tinggi akan menjadikan baterai “stress”. Kondisi stres ini akan menyebabkan baterai mengurangi kapasitas penyimpanan listriknya secara perlahan-lahan.
Jadi pada berapa % kita harus berhenti mengisi? Tergantung pada jenis baterainya, ada yang merekomendasikan pada 65% sampai dengan 100%, disesuaikan dengan karakteristik umum baterai Li-On berikut:

Screen Shot 2013-11-01 at 12.00.05 PM

Catatan:
Ini tentu saja ada kekurangannya. Kita jadi tidak bisa menikmati kapasitas baterai secara maksimal (100%) dan terpaksa lebih sering mengisi ulang, namun kita mendapatkan manfaat tandingannya: baterai lebih awet.

4. .. dan jangan pernah dibiarkan sampai habis (0%).

Hal ini dapat memicu sirkuit pengaman bawaan yang ada di tiap sel baterai, yang bisa menyebabkan baterai tidak berfungsi lagi. Mengerikan ya? Itulah sebabnya perangkat elektronik yang kita gunakan punya fungsi pengingat (alarm) bila baterainya sudah mendekati nol. Segera isi kembali, jangan khawatir dengan sindrom “memory effect” yang konon membuat baterai akan berkurang kapasitasnya bila diisi tidak dari nol. Hal itu tidak berlaku untuk baterai Li-On.


5. Hindari panas.

Temperatur tinggi dapat merusak sel-sel baterai Li-On anda. Simpanlah di tempat sejuk < 30 derajat Celcius. Konon suhu diatas 40 derajat akan menurunkan kapasitas batere anda sebesar 6-10% per tahun. Bila laptop dan hape anda akan menganggur dalam waktu yang lama (sebulan atau dua bulan), baterai bisa dilepas dan simpan di dalam kulkas untuk memperlambat masa kadaluarsanya (jangan di area freezer ya). Seperti makanan (lagi).
Usahakan baterai mencapai suhu kamar sebelum digunakan kembali.

6. Ada sumber listrik? Baterai tidak perlu dilepas.

Kenapa? Pertama, janganlah buat hidupmu lebih susah… )
Anda tidak perlu melepas baterai Li-On dari laptop saat terkoneksi dengan jaringan listrik. Baterai ini memiliki sirkuit pintar yang dapat mengelola proses pengisian sehingga tidak mungkin terjadi kondisi overcharge sebagaimana yang dikhawatirkan.

7. Selalu gunakan charger yang asli.

Pastikan baterai Li-On anda selalu diisi ulang menggunakan charger asli yang diberikan oleh pabrikannya. Menggunakan sembarang charger akan membuat baterai Li-On berpontensi overcharged, berumur pendek, menggelembung, bahkan pada beberapa kasus, meledak dan terbakar. Ingat, bagaimanapun pergaulan bebas itu sangat tidak dianjurkan…

Sumber blog
Read More

over clock pc

By With Tidak ada komentar:
Pernahkah anda berpikir bahwa anda ingin mempercepat komputer anda, tetapi anda tidak mau untuk mengganti komponen komputer anda.
Mungkin anda ingin mencoba mengadu nasib dengan memaksa komponen komputer anda bekerja lebih berat?
Maka anda dapat mencoba untuk mengoverclock sistem anda.

Beberapa hal yang harus diperhatikan :


  • Usahakan sistem pendinginan dan ventilasi komputer anda baik
  • Jika ingin mengoverclock sistem, disarankan anda menaikkan kecepatannya sedikit demi sedikit
  • Jangan lupa untuk melakukan tes stabilitas (Dengan menbenchmark, lalu dilihat apakah komputer anda hang terus) komputer anda. Anda dapat menggunakan program SiSoftware Sandra http://www.sisoftware.co.uk/
  • Sangat dianjurkan jika anda menggunakan thermal paste yang bagus dan belum pernah dipisahkan dengan komponennya. Informasi tentang thermal paste dapat dilihat di http://www.hardwaresecrets.com/article/274
  • Lihatlah temperatur anda. Jangan melebihi angka 70 an saat sistem agak sibuk.
  • Lebih baik jika sistem smart fan dimatikan.
  • Bersihkan fan prosessor jika aliran udara sudah tersumbat. Ini akan menciptakan perbedaan yang signifikan.
  • Siap-siap jika sesuatu ada yang salah, ketahuilah dimana tempat baterai bios dan jumper reset bios.
Cara-cara untuk mengoverclock Processor dan Ram
Catatan saja : Jika anda mengoverclock Processor, maka secara otomatis ram juga di overclock, jika anda hanya mengoverclock processor, maka jangan lupa untuk merubah kecepatan ram. Ingat saja, kecepatan ram berbentuk linear.
Untuk mencari informasi tentang processor anda, gunakan program CPU-Z
http://www.cpuid.com/cpuz.php

Langkah 1
Masuklah setup bios

Biasanya dengan menekan del. Anda dapat membaca tombol apa yang harus ditekan saat bios boot screen muncul.
Langkah 2
Masuklah ke dalam settings Mother Board Intellident Tweaker atau sejenisnya.


Menu Mother Board Intellident Tweaker



Langkah 3
Hidupkan kontrol frekuensi manual

Langkah 4
Rubahlah frekuensi CPU ke angka yang lebih tinggi

Misal, saya merubah dari 133 menjadi 140. Angka ini akan dikalikan dengan multiplier, menjadi kecepatan prosessor anda.
Prosessor intel pada umumnya tidak dapat dirubah multipliernya.
Lalu save settings.
Dan anda telah mengoverclock prosesor anda.
Jika anda ingin mengoverclock ram, bukalah settings DRAM Clock. Dan pilihlah kecepatan yang lebih tinggi.
Ingat untuk memonitor perubahan temperatur prosesor anda.

Anda bisa menggunakan SpeedFan http://www.almico.com/speedfan434.exe atau utilities yang sudah disediakan.

Cara untuk mengoverclock VGA merupakan hal yang berbeda. Anda harus merubah bios VGA anda.
Anda membutuhkan nvflash http://files.extremeoverclocking.com/file.php?f=50 dan nibitor http://www.softpedia.com/get/Tweak/V...S-Editor.shtml untuk nvidia

Rabit http://www.softpedia.com/get/Tweak/V...OS-Tuner.shtml dan Ati Bios http://www.softpedia.com/get/Tweak/V...S-Editor.shtml untuk ati.
Tambahan :
ATITool merupakan aplikasi yang biasanya digunakan para overclocker dalam meningkatkan performa kartu grafis yang menggunakan chipset ATI. Dengan aplikasi ini maka overclocker tidak harus mengoverclock langsung pada hardwarenya, karena dengan begitu resiko kerusakan akan semakin besar. Beberapa feature utamanya yaitu : menemukan core maksimum, meningkatkan memory, memonitor temperatur dan kecepatan kipas, Gamma Control, dll
Download di http://www.techpowerup.com/atitool/
Jika anda ingin mendownload bios-bios VGA, anda dapat melihat situs http://www.mvktech.net/ di bagian download.
Untuk mencari informasi tentang VGA anda, gunakan program GPU-Z http://www.techpowerup.com/downloads...-Z_v0.2.3.html
Tetapi, saya hanya menjelaskan untuk nvidia saja, Anda memerlukan VGA minimal GeForce 5 FX

Anda memerlukan hak administrator untuk memflash VGA anda
Langkah 1
Dump bios anda ( Di Command Prompt )
Langkah 2

Buka Nibitor, buka file bios dan rubahlah kecepatan VGA anda
Rubahlah nilai-nilai yang telah diberi tanda merah.
Anda pun dapat memodifikasi tulisan yang akan ditampilkan saat booting VGA di tab Boot Settings.

Siapa tahu suatu hari VGA anda di curi, kalau bootscreen nya dirubah kan ketahuan. HaHa
Setelah mengubah, jangan lupa untuk di apply.
Langkah 3
save file bios anda dengan mengklik file > save bios
Langkah 4
Flash bios anda




Di Command Prompt

Dengan mengetikkan nvflash (NamaFile.rom)
misal nvflash newbios.rom

Anda pun dapat menambahkan switch -5 -6 untuk melawatkan proses verifikasi kesamaan antara PCI Vendor dan SubSystem VGA dan Bios. Gunakan ini jika mengalami penolakan.
Andapun dapat menggunakan nvidia ntune untuk mengoverclock vga anda, tetapi hanya untuk model-model high-end
Dan, anda telah berhasil mengoverclock sistem anda.

sumber BLOG
Read More

Pengenalan & pengertian overclocking

By With Tidak ada komentar:


Overclocking sesuai namanya adalah memaksa clock sebuah peripheral, biasanya clock dari prosessor, lebih tinggi dari standarnya. Dalam perkembangannya overclocking tidak selalu harus berhubungan dengan kenaikan clock, tetapi juga ketika kita memaksa sebuah peripheral bekerja lebih cepat dari standarnya. (clock : satuan frekuensi yang terjadi dalam 1 waktu, untuk di ketahui saja : Mhz prosesor di hitung dari FSB di kalikan faktor pengali, atau yang biasa di sebut multiplier. Contoh : Intel Pentium 2,66 Ghz = 20 x 133, di mana 20 adalah faktor pengali, sedangkan 133 adalah FSB dari prosesor tersebut).
Awalnya, orang melakukan overclocking hanya untuk mendapatkan sistem yang lebih cepat dari standarnya bahkan sampai mendekati sistem yang spesifikasi nya berada di atas sistem yang dia miliki. Tetapi dalam perkembangannya overclocking menjadi sebuah hobi, sebuah trend baru di dunia komputer. Overclocking tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan sebuah sistem yang setara dengan sistem yang berada di atasnya tapi juga melampaui sistem tersebut. Bahkan sekarang ada trend di mana overclocking dipergunakan untuk mendapatkan sistem yang benar-benar di luar batas logika, atau bahkan jauh diatas kemampuan sistem tercepat yang telah ada.
Peripheral komputer yang biasa dan umum dioverclock adalah clock dari prosessor, FSB prosessor, FSB mainboard, timing memori, FSB memori, clock memori dan core VGA, timing memori VGA. Tidak berhenti sampai di situ, masih ada perubahan pada voltase/tegangan pada processor, memori, vga, & chipset agar dapat berjalan stabil pada sistem yang di overclock.
Kenapa harus ada perubahan voltase/tegangan? Seperti yang kita tahu sebuah peripheral komputer sekecil apapun pasti memerlukan daya listrik agar bisa bekerja/berjalan. Apabila kita menaikkan/merubah clock dari sebuah peripheral jelas saja peripheral tersebut membutuhkan daya yang cukup agar dapat bekerja/berjalan dengan stabil. Oleh sebab itu salah satu faktor penting dalam overclocking adalah suplai daya yang cukup dari penyedia daya, yaitu Power Supply.
Pengaruh dari sebuah periferal ketika dioverclock adalah membuat kinerja periferal tersebut lebih cepat dari standarnya dengan efek samping suhu periferal lebih panas dari seharusnya, terjadi ketidakstabilan sistem, bahkan membuat peripheral tersebut tidak mau bekerja. Hal-hal inilah yang membuat seseorang yang ingin mendalami overclocking segan untuk memulainya, padahal dalam overclocking ada tingkatan-tingkatannya sendiri. Overclocking sendiri dibagi menjadi 3 : Safe-Overclocking, Real-Overclocking, & Extreme-Overclocking yang cara & tujuannya berbeda-beda.
-Safe-overclocking/ optimalisasi pada PC
Safe overclocking adalah pengoptimalan PC dengan aman tanpa memerlukan perubahan-perubahan atau alat-alat tambahan pada sistem yang telah ada. Untuk cakupan kali ini, gw akan membahas komputer yang bersistem operasi Windows, dengan alasan banyaknya software yang tersedia bagi sistem operasi ini dan juga dengan pertimbangan banyak yang memakai sistem operasi ini.
 

Sebelum memulai overclocking, sebaiknya lu udah mengetahui apa-apa saja yang terdapat dalam sistem lu, apa jenis prosessor-nya, berapa FSB standarnya, berapa timing memori lu, dan lain sebagainya. Untuk mengetahuinya Anda dapat melihat pada box penjualannya, atau bila tidak ingin repot sebaiknya gunakan software ‘Hardware diagnostic’ yang gunanya untuk menginformasikan periferal apa saja yang terpasang di sistem lu. Variasi dari software tersebut ada banyak, tapi gw biasanya menggunakan Sisoftsandra, atau Everest Home Edition yang bisa di download di www.lavalyst.com.

Patut diperhatikan sebelumnya bahwa tidak semua mainboard punya dukungan overclocking lewat BIOS. Untuk mengetahui apakah mainboard lu mendukung fitur overclocking (dalam konteks ini adalah Safe Overclcoking), Bacalah manual mainboard lu, di bagian BIOS, apakah terdapat pengaturan terhadap clock speed prosesor, fsb prosesor, timing prosesor. Bila tidak ada, ada alternatif lainnya yaitu menggunakan software overclocking (beberapa merek mainboard mempunyai software overclockingnya sendiri, dan biasanya bila ada software overclocking maka BIOSnya pun mendukung overclocking). Software-software yang biasa digunakan untuk mengoverclock adalah ClockGen yang bisa didownload di www.cpuid.com.
tapi gw tidak menganjurkan overclocking menggunakan software.   


www.cpuid.com.
Setelah kita tahu apa isi dari sistem yang di pakai & juga BIOS mendukung fitur overclocking, sekarang kita harus tahu settingan apa sajakah yang harus diubah agar komputer kita berjalan secara optimal. Untuk konteks optimalisasi kita hanya akan mengubah settingan dari FSB memori terhadap FSB prosesor dan timing memori tanpa mengubah voltase dari memori maupun prosesor.
Sistem yang berbasiskan Intel berbeda cara optimalisasinya dengan sistem yang berbasis AMD. Disini gw akan memberikan garis besarnya bagaimana optimalisasi terhadap kedua sistem tersebut.
Walaupun optimalisasi yang dilakukan tadi benar-benar bisa diaplikasikan tanpa adanya masalah, tetapi untuk pencegahan saja apabila komputer mengalami hal yang tidak beres, seperti misalnya tidak mau booting, atau komputer tiba-tiba restart ketika loading Windows (loading Windows gagal), atau juga kita mendapatkan pesan error saat masuk ke Windows maka lakukan langkah-langkah berikut :
Bila komputer tidak mau booting dan mengeluarkan bunyi panjang-panjang itu artinya settingan memori yang dimasukkan tidak sesuai dengan memorinya (memori tidak mau berjalan dengan settingan tersebut). Pemecahan dari masalah ini adalah coba kita matikan total komputer (langsung dari stavolt atau listrik utamanya, tunggu 1 menit dan hidupkan kembali, bila masih mati dan berbunyi maka kita harus mematikan komputer tersebut dan membuka casingnya, cari jumper untuk clear-cmos (bisa dilihat di manual mainboard anda di mana letak jumper tersebut).
Bila komputer tiba-tiba restart ketika loading Windows atau ada pesan error ketika akan masuk Windows, penyebabnya bisa macam-macam. Apabila lu melakukan overclock terhadap prosessor maka bisa jadi listrik/voltase yang dibutuhkan oleh prosessor tidak cukup, coba untuk mengembalikan clock prosesor tersebut. Apabila permasalahan yang sama masih terjadi juga maka coba untuk mengembalikan settingan kembali seperti keadaan semula. Caranya dengan kembali masuk ke BIOS, lalu pilih [Load Optimized Defaults].

Ketika kita mengalami masalah pada saat harus mengembalikan keadaan ke kondisinya semula, itulah saatnya kita mengetahui bahwa peripheral yang kita gunakan sudah optimal (dalam konteks safe overclock).
Berikutnya,Real-Overclocking. Disini penambahan voltase adalah hal wajib, penggantian peripheral juga bisa merupakan sebuah pilihan tepat. Kapan ‘level’ Extreme-Overclocking tercapai? Bila sebuah komputer tidak lagi pada settingan standar seperti komputer normal, maka tidak lagi bisa berjalan sehari-hari tanpa menggunakan pendingin yang lebih bagus, dan lu tentunya akan merasa bahwa itu semua masih belum cukup. Dan yang pasti Anda masih menginginkan lebih dari hasil sebelumnya.
Pengujian safe-overclocking
Setelah kita melakukan optimalisasi pada PC sekarang waktunya untuk pengujian. Kenapa kita butuh pengujian? Karena kita harus memastikan sistem tersebut berjalan tanpa masalah. Pengujian juga dilakukan apabila kita ingin mengetahui berapakah kinerja yang didapatkan dari hasil optimalisasi tersebut.
Prime95 fungsi sebenarnya adalah mencari bilangan prima yang baru dengan cara menggunakan secara maksimal tenaga prosessor dan memori kita. Software ini rentan error apabila sistem kita berjalan tidak stabil. Hal ini disebabkan karena ketika menghitung dan mencari bilangan prima, bila menemui kesalahan sedikit saja maka program ini akan menolak untuk melanjutkan. Hal inilah yang menyebabkan Prime95 digunakan oleh overclocker untuk menguji kestabilan sistem mereka setelah di overclock. Prime95 yang biasanya digunakan adalah versi 22.1.2. 
Untuk mendapatkannya silahkan download di alamat www.mersenne.org/prime.htm
Read More

Kamis, 11 September 2014

Tips Aman Saat Melakukan Perbaikan Komputer

By With Tidak ada komentar:

Selain menjadi siang yang menyenangkan, memperbaiki PC dapat menghemat waktu dan uang. Jikalau tidak menyenangkan pun, menghemat uang atau waktu sudah cukup, meskipun terkadang berbahaya bagi Anda.


Pikirkan petunjuk petunjuk penting ini dalam pikiran Anda saat memperbaiki komputer:

  1. Ingatlah untuk Mematikan Saklar

    Ingatlah selalu untuk mematikan daya sebelum memperbaiki apapun. Hal ini harus selalu menjadi langkah pertama. Jangan sampai membuka casing komputer kecuali daya telah dimatikan. Banyak komputer yang memiliki sejumlah lampu led di dalam menunjukkan fungsi tertentu, cek bahwa tidak ada lampu yang menyala. Jika masih ada yang menyala, maka daya tersebut tidak sepenuhnya mati.

    Banyak power supply yang memiliki tombol on-off di bagian belakang. Jika PSU Anda memilikinya, pastikan untuk mengubahnya ke posisi off.

    Jika Anda bekerja pada laptop, netbook, atau tablet, pastikan untuk melepas baterai, serta melepas charger, sebelum melepas atau membongkar apapun.

  2. Cabut Kabel Power

    Sebagai tindakan pencegahan kedua, lebih aman untuk mencabut kabel power komputer dari stop kontak, jika masih ada keraguan apakah komputer Anda telah sepenuhnya mati.

  3. Hindari Asap dan Bau

    Anda melihat asap yang berasal dari power supply atau dari dalam komputer atau bau terbakar atau aroma solder? Jika demikian:

    • Segera hentikan apapun yang Anda lakukan.
    • Cabut kabel power dari stop kontak.
    • Biarkan PC mendingin atau discharge setidaknya selama 5 menit.

    Terakhir, jika Anda tahu perangkat yang menghasilkan asap atau bau, lepaskan, dan segera menggantinya. Jangan mencoba untuk memperbaiki perangkat yang rusak seperti ini, terutama jika itu adalah power supply.

  4. Lepaskan Perhiasan Tangan

    Memakai cincin logam, jam tangan, atau gelang memperbesar resiko tersetrum saat bekerja di sekitar perangkat tegangan tinggi seperti power supply. lepaskan apapun yang bersifat konduktif dari tangan Anda sebelum mengerjakan bagian dalam komputer, terutama jika Anda melakukan sesuatu seperti pengujian power supply.

  5. Hindari Kapasitor

    Kapasitor adalah komponen elektronik yang banyak terkandung dalam bagian dalam PC. Kapasitor dapat menyimpan muatan listrik untuk beberapa waktu setelah power dimatikan. Jadi tunggulah beberapa menit setelah mencabut kabel power, sebelum bekerja pada PC.

  6. Jangan Pernah Memperbaiki Komponen "Non-Serviceable"

    Bila Anda menemukan label yang mengatakan "No serviceable components inside", jangan menganggapnya sebagai tantangan atau bahkan saran. Ini adalah pernyataan serius.

    Beberapa bagian dari komputer tidak dimaksudkan untuk diperbaiki, bahkan oleh orang yang paling profesional sekalipun. Anda biasanya akan melihat peringatan ini pada power supply tetapi Anda juga dapat melihatnya pada monitor, hard drive, drive optik dan komponen berbahaya atau sangat sensitif lainnya.
Read More

Bagaimana Memperbaiki Komputer yang Tidak Menyala

By With Tidak ada komentar:

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Komputer Anda Tidak Menyala?


Hari yang buruk terjadi saat Anda menekan tombol power pada komputer namun tidak terjadi apa apa. Beberapa masalah komputer lainnya malah membuat Anda lebih frustrasi daripada hanya ketika komputer tidak bisa booting.

Ada banyak alasan mengapa komputer tidak menyala dan sering kali sangat sedikit petunjuk tentang apa yang mungkin menjadi masalahnya. Ada fakta bahwa sesuatu yang menjadi sumber masalah bisa jadi bagian termahal dari PC Anda - seperti motherboard atau CPU.

Tapi jangan takut karena semua datanya belum tentu hilang! Inilah yang perlu Anda lakukan:

Baca petunjuk nomer 1 di bawah (yang akan membuat Anda merasa lebih baik).
Pilih panduan mengatasi masalah yang terbaik (Nomer 2 - 9) berdasarkan bagaimana status komputer Anda atau nomer 10 jika PC Anda berhenti di sebuah titik disertai pesan kesalahan.

Catatan: Semua panduan troubleshooting tentang komputer ini dapat diterapkan di sistem operasi Windows apapun yang telah Anda install pada hard drive Anda, termasuk Windows 8, Windows 7, Windows Vista, dan Windows XP. Langkah 1 - 5 bahkan berlaku untuk sistem operasi lain seperti Linux.

1. Jangan Panik! File Anda Mungkin Masih Baik-baik Saja

Ketika berhadapan dengan komputer yang tidak dapat bekerja kebanyakan orang cenderung panik, khawatir bahwa semua data pada PC mereka hilang selamanya.

Memang benar bahwa alasan paling umum komputer tidak bekerja itu karena perangkat keras ada yang rusak atau bermasalah tapi perangkat keras tersebut jarang terjadi pada hard drive, bagian dari komputer Anda yang menyimpan semua file Anda.

Dengan kata lain, musik, dokumen, email, dan video mungkin saja masih aman - hanya saja tidak dapat diakses saat ini.

Jadi ambillah napas dalam-dalam dan cobalah untuk santai. Ada kesempatan baik dimana Anda dapat mengetahui persis mengapa komputer Anda tidak bekerja dan kemudian Anda memperbaikinya dan komputer kembali bekerja.


2. Komputer Tidak Menunjukkan Adanya Power/Tegangan

Cobalah langkah-langkah ini jika komputer Anda tidak mau menyala dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda tegangan - kipas tidak berputar dan tidak ada lampu yang menyala pada casing komputer.

Penting: Anda mungkin melihat cahaya di bagian belakang PC Anda tergantung pada jenis power supply yang Anda miliki dan penyebab masalahnya.

Catatan: Jangan khawatir tentang monitor saat ini. Jika komputer tidak menyalakan karena masalah listrik maka monitor tentu tidak dapat menampilkan sesuatu dari komputer. Lampu monitor Anda kemungkinan besar akan oranye / kuning jika komputer Anda berhenti mengirimkan informasi ke monitor.

Bagaimana memperbaiki komputer yang tidak menunjukkan adanya power/tegangan? klik disini.


3. Komputer Bisa Menyala... Lalu Mati Lagi

Ikuti langkah berikut jika, ketika Anda menghidupkan komputer Anda, komputer anda mati dalam beberapa detik atau menit.

Anda mungkin  mendengar kipas di dalam komputer Anda menyala, melihat lampu-lampu di depan komputer Anda aktif atau berkedip, dan kemudian semuanya berhenti. Anda tidak melihat apa-apa pada monitor dan Anda mungkin mendengar bunyi bip dari komputer sebelum mati dengan sendirinya.

Catatan: Seperti pada skenario sebelumnya, jangan khawatir tentang keadaan monitor. Anda mungkin memiliki masalah pada monitor juga tapi masalah itu belum saatnya diatasi saat ini.

Bagaimana memperbaiki komputer yang menyala lalu mati lagi? klik disini.


4. Komputer Menyala Tetapi Tidak Muncul Apa Apa Pada Monitor

Jika komputer Anda tampaknya menerima tegangan setelah menyalakannya tetapi Anda tidak melihat apa-apa di monitor Anda, cobalah langkah-langkah mengatasi masalah ini.

Dalam situasi ini, lampu daya akan tetap menyala, Anda mungkin mendengar kipas dalam PC Anda bekerja, dan Anda mungkin mendengar satu atau lebih beep yang berasal dari komputer.

Situasi ini adalah situasi paling umum dalam pengalaman saya bekerja dengan komputer yang tidak bekerja. Sayangnya ini juga salah satu hal yang paling sulit untuk diatasi.

Bagaimana memperbaiki komputer yang menyala tetapi tidak muncul informasi apapun di monitor? klik disini.


5. Komputer Berhenti atau Reboot Terus Menerus Selama POST

Gunakan panduan ini ketika komputer Anda menyala, setidaknya menunjukkan sesuatu di monitor, tapi kemudian berhenti, tak ada gerakan, atau reboot berulang-ulang selama Power On Self Test (POST). POST pada komputer Anda mungkin terlihat seperti di screenshot kiri atau sebaliknya mungkin hanya menampilkan logo pembuat komputer Anda.

Penting: Jangan gunakan panduan mengatasi masalah ini jika Anda mengalami masalah selama pemuatan sistem operasi, yang terjadi setelah Power On Self Test ini selesai. Mengatasi masalah Windows terkait alasan mengapa komputer Anda tidak bekerja mulai dengan nomer 6 di bawah ini.

Bagaimana mengatasi masalah komputer yang berhenti, tak bergerak, atau reboot terus menerus selama POST? klik disini.


6. Komputer Mulai Memuat Windows (Loading) Tapi berhenti atau Reboot karena Blue Screen

Jika komputer Anda mulai memuat Windows tapi kemudian berhenti dan menampilkan layar biru (Blue Screen) dengan informasi tentang pesan kesalahan maka cobalah langkah-langkah ini. Anda mungkin melihat Windows splash screen sebelum muncul blue screen.

Ini jenis kesalahan yang disebut STOP error tetapi lebih sering disebut sebagai Blue Screen of Death atau BSoD. Kesalahan ini adalah alasan umum mengapa komputer tidak menyala.

Penting: Pilih panduan ini meskipun jika BSoD hanya berkedip di layar dan PC Anda merestart secara otomatis tanpa memberikan Anda waktu untuk membaca pesan kesalahan tersebut.

Bagaimana mengatasi masalah Blue Screen of Death? klik disini.


7. Komputer Mulai Memuat Windows Tapi berhenti atau Reboot Tanpa Pesan Kesalahan

Cobalah langkah-langkah berikut ketika komputer Anda mulai memuat Windows, tapi kemudian membeku, berhenti, atau reboot berulang-ulang tanpa menghasilkan pesan kesalahan apapun.

Penghentian, pembekuan, atau pengulangan restart dapat terjadi pada Windows splash screen seperti yang ditunjukkan oleh gambar di kiri atau bahkan pada layar hitam, dengan atau tanpa kursor berkedip.

Catatan: Jika komputer Anda bermasalah dan Anda melihat layar biru selama beberapa detik, Anda mengalami Blue Screen of Death dan harus menggunakan panduan troubleshooting nomer 6 di atas.

Penting: Jika Anda menduga bahwa Power On Self Test masih berlangsung dan bahwa Windows belum memulai untuk boot, panduan yang lebih baik adalah nomer 5 di atas. Disini merupakan garis halus dan kadang-kadang sulit untuk dikatakan.

Bagaimana mengatasi masalah komputer yang berhenti, membeku, atau reboot terus menerus selama Startup Windows? klik disini.


8. Windows Selalu Kembali ke layar Opsi Boot Lanjutan (Advanced Boot Options)

Gunakan panduan ini apabila ada menu Boot Advanced Options yang selalu muncul setiap kali Anda me-restart komputer Anda dan tidak satupun dari pilihan tersebut yang berhasil.

Dalam situasi ini, tidak peduli pilihan Safe Mode manapun yang Anda pilih, komputer Anda akhirnya berhenti atau restart sendiri, setelah itu Anda kembali pada menu Advanced Boot Options tadi.

Ini adalah cara yang sangat mengganggu di mana komputer Anda tidak akan menyala karena Anda mencoba untuk menggunakan cara-cara Windows untuk memecahkan masalah Anda, tetapi Anda tidak akan mendapatkan apa apa dengan solusi mereka.

Bagaimana mengatasi masalah komputer yang selalu berhenti di Boot Advanced Options? klik disini.



9. Windows Berhenti atau Reboot Saat atau Setelah Login Screen

Coba panduan mengatasi masalah ini ketika komputer Anda menyala, Windows menunjukkan menu login, tapi kemudian berhenti, atau reboot saat itu juga atau setelahnya.

Bagaimana mengatasi masalah komputer yang berhenti, atau reboot saat Login Windows? klik disini.




10. Komputer Tidak Sepenuhnya Bekerja Karena Ada Sebuah Pesan Kesalahan

Jika komputer Anda menyala tapi kemudian berhenti atau macet pada suatu titik, menunjukkan pesan kesalahan, maka gunakan panduan ini.

Pesan kesalahan mungkin muncul pada suatu tahap saat proses booting pada komputer Anda, termasuk selama POST, saat pemuatan Windows, atau muncul di sepanjang jalan menuju ke desktop Windows.

Catatan: Satu-satunya pengecualian dalam menggunakan panduan ini yaitu apabil pesan kesalahannya adalah Blue Screen of Death. Lihat nomer 6 di atas untuk panduan yang lebih baik untuk masalah BSOD.

Bagaimana mengatasi masalah pesan kesalahan selama proses startup komputer? klik disini.
Read More

Mengatasi Pesan Error Saat Startup

By With Tidak ada komentar:
Ini mungkin tampak konyol bahwa disini ditulis satu set instruksi untuk "mengatasi masalah pesan error" mengingat ribuan macam pesan error yang mungkin muncul dan dilihat oleh pengguna komputer dari saat menghidupkan power sampai ketika desktop Anda muncul.

Namun, faktanya adalah apabila Anda melihat pesan error maka hal tersebut menempatkan Anda dalam kelas korban yang relatif beruntung dalam kaitanya dengan kegagalan komputer. Pesan error memberitahukan tempat spesifik dimana error terjadi, tidak seperti gejala samar seperti layar blank atau tidak ada power sama sekali.



Inilah cara mengatasinya:

  1. Catat dengan detail pesan error tersebut. Meskipun ini mungkin tampak jelas bagi sebagian orang, menuliskan pesan error secara keseluruhan dan tanpa kesalahan mungkin merupakan hal yang paling penting yang dapat Anda lakukan ketika Anda menemukan pesan error ketika komputer Anda mulai dinyalakan.

    Salah ejaan pada file DLL atau menuliskan karakter yang salah dalam kode STOP, bisa membuat Anda mencoba untuk memperbaiki file, driver, atau bagian dari perangkat keras yang tidak ada sangkut pautnya dengan masalah tersebut.

  2. Seperti yang telah disebutkan di atas, ada ribuan macam pesan error yang mungkin muncul selama proses startup komputer. Namun, ada beberapa pesan yang lebih sering muncul.

    Jika Anda "beruntung" cukup untuk menerima salah satu dari kesalahan-kesalahan umum ini. Anda tak perlu lagi berkeliling mencari solusinya dan dapat memulai pemecahan masalah yang menyebabkan error tersebut:


    Catatan: Pesan error yang Anda lihat tidak harus persis seperti yang tercantum di atas. Misalnya, masalah hal.dll disebabkan oleh berbagai macam masalah tapi selalu akan menyebutkan hal.dll.

    Memiliki error selain dari yang tercantum di atas? Tidak masalah, Anda hanya tidak mengalami salah satu dari pesan error umum. Lanjutkan ke Langkah 3 di bawah ini untuk membantu.

  3. Cari di mesin pencari seperti Google, Yahoo, atau di situs PC Support untuk panduan troubleshooting yang khusus untuk pesan error. Terdapat panduan troubleshooting individual lebih dari seribu pesan error tertentu dan kemungkinan memiliki pesan yang sama dengan yang Anda lihat ketika menyalakan komputer Anda.

    Pesan error saat startup merupakan indikasi suatu masalah tertentu jadi sangat penting untuk memecahkan masalah langsung ke tempat spesifik yang diindikasikan oleh pesan error. Tidak perlu membuang-buang waktu menguji bagian perangkat keras atau mengganti file yang tidak terkait.

    Catatan: PC Support juga menyimpan daftar panduan troubleshooting pesan error secara urut di direktori Find by Error Message.

  4. Jika saat ini belum tersedia informasi pemecahan masalah yang spesifik untuk pesan error, Anda mungkin masih mendapatkan keuntungan dari sedikit informasi tentang pesan tersebut.

    Berikut adalah link ke daftar pesan error yang mungkin Anda lihat:


    Terdapat juga menyimpan daftar kode error Device Manager dan kode status HTTP tetapi jenis masalah yang menyebabkan error ini bukan jenis yang mencegah Windows saat startup.

  5. Jika Anda belum mendapatkannya, Anda juga harus mencoba untuk mencari solusi untuk masalah Anda menggunakan mesin pencari favorit Anda.

    Untuk hasil terbaik, string pencarian Anda harus menyertakan pesan error lengkap atau nama file yang merujuk pada pesan tersebut, dengan asumsi satu direferensikan.

  6. Apabila anda belum dapat menyelesaikan masalah anda, ada baiknya anda menyerahkannya kepada teman atau kolega anda, ataupun ke pusat servis resmi komputer anda.

Catatan: Apabila anda mengalami masalah spesifik lainnya pada komputer, Anda dapat menyerahkannya kepada teman atau kolega anda, ataupun ke pusat servis resmi komputer anda,
Read More

12 Cara Mengatasi Windows Membeku, Berhenti, atau Reboot Saat atau Setelah Login Screen

By With Tidak ada komentar:

Kadang-kadang komputer Anda menyala seperti yang Anda harapkan, Anda melihat menu login Windows, tapi kemudian sesuatu terjadi. Komputer Anda mungkin membeku, reboot sendiri, atau hanya berhenti dan tidak merespon apa pun yang Anda lakukan.

Mungkin Anda melihat menu login tapi setelah memasukkan password Anda, tidak ada yang terjadi. Di sisi lain, mungkin Anda bisa log in lalu Windows membeku dan Anda harus merestart manual. Kemudian lagi mungkin Windows tampaknya akan memulai namun desktop Anda tidak pernah muncul dan yang dapat Anda lakukan hanyalah memindahkan pointer mouse Anda di sekitar layar kosong.



Terlepas dari hal yang spesifik, panduan ini dapat digunakan jika Windows dapat berjalan sampai titik dimana Anda tidak bisa login atau desktop Anda tidak pernah sepenuhnya ditampilkan.

Inilah cara mengatasinya:

  1. Jalankan Windows dalam Safe Mode. Caranya restart komputer anda, saat booting sebelum muncul loading windows tekan F8 berkali kali sampai keluar pilihan menu Advanced Boot Options, lalu pilih Safe Mode. Apabila windows dapat bekerja semestinya di dalam Safe Mode, restart kembali komputer Anda seperti biasanya, lalu lihat apakah windows dapat bekerja kembali seperti sedia kala.

    Kegagalan saat update atau one-time proses startup kadang-kadang bisa menyebabkan Windows berhenti, membeku, atau restart berulang kali selama proses login. Sering kali Windows butuh clean boot ke Safe Mode dan kemudian restart untuk menjernihkan masalah.

  2. Jalankan Windows menggunakan Last Known Good Configuration. Restart komputer anda, saat booting sebelum muncul loading windows tekan F8 berkali kali sampai keluar pilihan menu Advanced Boot Options, lalu pilih Last Known Good Configuration.

    Memulai Windows dengan Last Known Good Configuration akan mengembalikan driver dan pengaturan registri ke keadaan mereka saat terakhir kali Windows dimulai dan dimatikan tanpa ada masalah. Jika Anda baru saja membuat perubahan ke komputer Anda yang mungkin menyebabkan Windows berhenti booting dengan benar, restartlah menggunakan mode "Last Known Good Configuration", mungkin bisa membantu. Tentu saja hal ini hanya akan bekerja jika penyebab masalah login Windows Anda adalah registri atau masalah konfigurasi driver.

    Catatan: Tak apa untuk mencoba Safe Mode terlebih dahulu sebelum Last Known Good Configuration karena informasi berharga yang disimpan dalam registri untuk membuat Last Known Good Configuration tidak diubah sampai Windows bekerja semestinya dalam Mode Normal.

  3. Perbaiki instalasi Windows Anda. Alasan umum Windows terhenti atau reboot saat menu login yaitu karena satu atau beberapa file penting Windows ada yang rusak atau hilang. Perbaikan Windows menggantikan file-file penting tersebut tanpa menghapus atau mengubah data apapun pada komputer Anda.

    Catatan: Pada Windows 7 dan Vista, ini disebut "Startup Repair". Pada Windows XP biasa disebut "Repair Installation".

    Penting: Repair Installation pada Windows XP lebih rumit dan memiliki banyak kekurangan daripada Startup Repair yang tersedia di sistem operasi lain. Jadi, jika Anda pengguna XP, disarankan Anda mencobanya setelah Anda sudah mencoba Langkah 4 sampai 6.

  4. Jalankan Windows dalam Safe Mode dan kemudian gunakan System Restore untuk membatalkan perubahan terbaru. Restart komputer anda, saat booting sebelum muncul loading windows tekan F8 berkali kali sampai keluar pilihan menu Advanced Boot Options, lalu pilih Safe Mode. Windows bisa berhenti atau reboot saat menu login karena kerusakan driver, file penting, atau bagian registri. System Restore akan mengembalikan semua hal-hal tersebut ke waktu saat terakhir mereka bisa bekerja yang bisa memecahkan masalah Anda sepenuhnya.

    Catatan: Tergantung penyebab Windows rusak, Anda bahkan mungkin tidak bisa masuk ke Safe Mode. Untungnya, Anda juga dapat melakukan System Restore dari System Recovery Options yang tersedia dari menu Boot Options Advanced di Windows 7 dan juga dari DVD Setup Windows 7/Vista.

    Penting: Perlu diketahui bahwa Anda tidak akan dapat membatalkan System Restore jika dilakukan dari Safe Mode atau dari System Recovery Options. Anda mungkin tidak peduli karena tidak dapat memulai Windows secara normal pula, tapi itu sesuatu yang perlu Anda sadari.

  5. Scan komputer Anda dengan antivirus dari Safe Mode jika komputer anda bisa masuk ke Safe Mode. Sebuah virus atau malware jenis lain mungkin menyebabkan masalah yang cukup serius pada bagian dari Windows.

  6. Lakukan reset pada CMOS. Menghapus memori BIOS pada motherboard Anda akan mengembalikan pengaturan BIOS awal mereka. Sebuah kesalahan konfigurasi pada BIOS bisa menjadi penyebab Windows tidak dapat menampilkan desktop. Untuk PC anda dapat melepas baterai CMOS berbentuk bulat yang ada pada motherboard lalu memasangnya kembali setelah beberapa saat.

    Penting: Jika mereset CMOS menyelesaikan masalah Anda, pastikan Anda mengetes lagi setiap merubah satu pengaturan BIOS, jadi jika masalah datang kembali, Anda akan tahu perubahan mana yang menyebabkan masalah Anda.

  7. Ganti baterai CMOS jika komputer Anda telah lebih dari tiga tahun atau jika sudah mati dalam waktu yang lama. Baterai CMOS sangat murah dan apabila tidak dapat mengisi ulang lagi mungkin bisa menjadi penyebab segala macam perilaku aneh yang membuat Windows tidak dapat memuat desktop.

  8. Pastikan semua kabel internal, PCI Card, dan komponen lainnya terpasang dengan benar. Hardware yang tidak benar pemasangannya dapat mencegah Windows berjalan dengan semestinya. Apabila tidak yakin, cabut semua kabel dan hardware dalam PC anda lalu pasang kembali. Ada kemungkinan koneksi / kabel sebuah hardware telah longgar. Cabut dan pasang kembali hal hal seperti kabel power, kabel data, memori, expansion cards (VGA, sound card, dll), kabel keyboard dan mouse, dan lain sebagainya.

  9. Periksa penyebab korsleting listrik di dalam komputer Anda. Mungkin hal inilah yang menjadi penyebab masalah pada login Windows, khususnya jika terus menerus restart atau terhenti total.

    Penting: sangat sangat penting jika Anda meluangkan waktu yang untuk memeriksa bagian dalam komputer Anda untuk sesuatu yang dapat menyebabkan korslet. Jika Anda tidak meluangkan waktu untuk memecahkan masalah ini, Anda mungkin akan berakhir dengan penggantian hardware mahal tanpa alasan yang bagus.

    Korsleting listrik di dalam komputer sering disebabkan oleh sekrup, dalam kasus ini yang telah kontak fisik dengan logam pada motherboard atau komponen internal lainnya. Sekrup yang digunakan untuk mengamankan hampir setiap komponen bagian dalam kasus termasuk kartu video, kartu suara, hard drive, drive optik, dll. Goyang-goyangkan PC Anda, jika ada bunyi gemeretak kemungkinan ada sekrup yang telah lepas, gunakan obeng yang kecil dan agak panjang untuk membantu mengeluarkannya.

    Korsleting listrik di dalam komputer kadang-kadang juga disebabkan oleh kabel yang telah kehilangan lapisan pelindung mereka dan membuat kontak fisik dengan komponen internal.

  10. Uji RAM Anda menggunakan software-software dari link ini. Jika salah satu dari modul RAM komputer Anda rusak sepenuhnya, komputer Anda bahkan tidak akan menyala. Sebagian besar waktu memori akan rusak secara perlahan dan akan bekerja sampai titik tertentu. Jika memori sistem Anda rusak, komputer Anda mungkin menyala tapi kemudian berhenti, atau reboot terus menerus di beberapa titik selama startup Windows. Ganti memori di komputer Anda jika tes memori menunjukkan masalah. Atau gantilah RAM di komputer apabila Anda mempunyai memori cadangan yang anda yakin masih bekerja, jika hal tersebut menyelesaikan masalah maka RAM tersebutlah sumber masalahnya.

    Penting: Pastikan Anda sudah mencoba yang terbaik untuk menyelesaikan langkah-langkah pemecahan masalah diatas sampai langkah ini. Langkah 11 dan 12 keduanya melibatkan solusi yang lebih sulit dan lebih destruktif. Mungkin salah satu solusi di langkah selanjutnya diperlukan untuk memperbaiki masalah Anda, namun jika Anda belum teliti menyelesaikan masalah Anda sampai langkah ini, Anda tidak bisa tahu mana salah satu solusi diatas yang lebih mudah dilakukan daripada kedua langkah dibawah ini.

  11. Uji hard drive Anda. Masalah fisik dengan hard drive dapat menjadi alasan mengapa Windows tidak berjalan semestinya. Hard drive yang tidak bisa membaca dan menulis informasi dengan baik tentunya tidak dapat memuat sistem operasi dengan benar - meskipun dalam Safe Mode. Ganti hard drive Anda jika tes tersebut menunjukkan masalah. Setelah mengganti hard drive, Anda harus melakukan instalasi baru Windows. Jika pengujian tidak menunjukkan masalah, hard drive secara fisik baik-baik saja sehingga penyebab masalah mungkin pada Windows, langkah berikutnya mungkin akan memecahkan masalah.

  12. Lakukan Clean Install pada Windows. Jenis instalasi ini benar-benar akan menghapus isi drive dan menginstal Windows lagi dari awal.
    Penting: Pada Langkah 3, saya menyarankan agar Anda mencoba untuk memecahkan masalah Windows dengan memperbaiki Windows. Metode pada langkah 3 sifatnya non-destruktif pada data anda, pastikan bahwa Anda sudah mencoba sebelum benar-benar merusak data anda, instalasi yang bersih dalam langkah ini. Apabila anda memiliki data penting, cobalah untuk membackupnya. Apabila anda belum dapat menyelesaikan masalah tersebut, anda mungkin perlu mencari bantuan profesional dari teman anda, di pusat servis komputer, atau dari servis resmi produsen komputer Anda.

Catatan: Apabila anda mengalami masalah spesifik lainnya pada komputer, Anda dapat menyerahkannya kepada teman atau kolega anda, ataupun ke pusat servis resmi komputer anda,
Read More

Menyingkirkan Masalah Windows yang Selalu Kembali ke Menu Advanced

By With Tidak ada komentar:

Menu Advanced Boot Options dibuat agar Anda dapat menjalankan Windows dengan berbagai cara yang telah terkonfigurasi secara khusus, dengan harapan dapat menghindari masalah apapun yang mencegah Windows untuk berjalan normal.

Tapi bagaimana jika Anda mencoba setiap pilihan namun gagal dan ketika anda merestart komputer, lalu kembali pada layar Advanced Boot Options? Ini disebut "Perulangan Advanced Boot Options" dimana merupakan masalah umum Windows tidak berjalan semestinya


Ini adalah panduan yang perlu anda coba jika, semua usaha untuk masuk ke Safe Mode, Last Known Good Configuration, dan metode startup lain, Anda selalu kembali ke menu Advanced Boot Options.

Inilah cara mengatasinya:

  1. Cobalah untuk memulai Windows dengan setiap metode startup yang tersedia. Anda mungkin sudah melakukannya, tetapi jika belum, ketahuilah bahwa setiap metode startup yang tersedia dari menu Advanced Boot Options ada karena dapat membantu menghindari satu atau lebih masalah yang menyebabkan Windows untuk menghentikan proses loading:

    • Jalankan Windows dalam Safe Mode
    • Jalankan Windows dengan mode Last Known Good Configuration
    • Jalankan Windows dalam Low-Resolution Display Mode

    Iseng-iseng cobalah pilihan untuk memulai Windows secara normal juga. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi.

    Catatan: Lihat Tips di bagian bawah halaman sebagai bantuan jika Windows dapat berjalan di salah satu dari tiga mode di atas.

  2. Perbaiki instalasi Windows Anda. Alasan umum Windows selalu kembali ke menu Advanced Boot Options yaitu karena satu atau beberapa file penting Windows ada yang rusak atau hilang. Perbaikan Windows menggantikan file-file penting tersebut tanpa menghapus atau mengubah data apapun pada komputer Anda.

    Catatan: Pada Windows 7 dan Vista, ini disebut "Startup Repair". Pada Windows XP biasa disebut "Repair Installation".

    Penting: Repair Installation pada Windows XP lebih rumit dan memiliki banyak kekurangan daripada Startup Repair yang tersedia di sistem operasi lain. Jadi, jika Anda pengguna XP, disarankan Anda mencobanya setelah Anda sudah mencoba Langkah 5 sampai 8.

  3. Lakukan System Restore dari System Recovery Options untuk membatalkan perubahan yang terakhir dilakukan.

    Windows bisa kembali ke menu Advanced Boot Options karena kerusakan driver, file-file yang penting, atau beberapa bagian dari registri. System Restore akan mengembalikan semua hal tersebut ke keadaan saat komputer Anda bekerja dengan baik, yang mungkin dapat memecahkan masalah Anda sepenuhnya.

    Catatan: System Recovery Options tersedia ketika booting dari disc instalasi Windows Vista atau Windows 7. Jika Anda menggunakan Windows 7, System Recovery Options juga tersedia dari menu Advanced Boot Options sebagai opsi perbaikan Komputer Anda. Hal ini mungkin tidak sepenuhnya bekerja, namun, tergantung pada penyebab masalah Anda secara keseluruhan sehingga Anda mungkin harus booting dengan disk instalasi.

    Pilihan Windows 7 lainnya: Jika Anda tidak memiliki disc instalasi Windows 7 tetapi Anda memiliki akses ke komputer lain yang telah terinstall Windows 7, misal komputer lain di rumah atau teman, Anda dapat membuat Windows 7 System Repair Disc pada disc kosong dan mulai menjalankan System Recovery Options dari disc tersebut.

    Pengguna Windows XP & Me: Opsi ini tidak berlaku untuk Anda. System Restore mulai tersedia saat peluncuran Windows Vista.

  4. Gunakan perintah System File Checker untuk memperbaiki file Windows yang terproteksi. Kerusakan file-file yang terkait dengan sistem operasi dapat mencegah Anda melewati menu Advanced Boot Options dan perintah sfc mungkin bisa memperbaiki masalah.

    Catatan: Karena Anda tidak dapat mengakses Windows saat ini, Anda perlu menjalankan perintah ini dari Command Prompt yang tersedia di System Recovery Options. Lihat tips di bagian bawah halaman tentang mengakses System Recovery Options pada Windows 7 dan Windows Vista.

    Pengguna Windows XP & Me: Sekali lagi, pilihan ini tidak tersedia untuk Anda. System File Checker hanya dapat diakses dari dalam Windows pada sistem operasi Anda.

    Kemungkinannya adalah bahwa jika Anda mencoba memperbaiki pada Langkah 2 tidak berhasil maka pilihan ini juga tidak akan berhasil, tapi itu layak dicoba mengingat langkah selanjutnya adalah troubleshooting yang terfokus pada hardware.

  5. Lakukan reset pada CMOS. Menghapus memori BIOS pada motherboard Anda akan mengembalikan pengaturan B IOS awal mereka. Sebuah kesalahan konfigurasi pada BIOS bisa menjadi penyebab Windows tidak bisa melewati menu Advanced Boot Options. Untuk PC anda dapat melepas baterai CMOS berbentuk bulat yang ada pada motherboard lalu memasangnya kembali setelah beberapa saat.

    Penting: Jika mereset CMOS menyelesaikan masalah Anda, pastikan Anda mengetes lagi setiap mengubah satu pengaturan BIOS, jadi jika masalah datang kembali, Anda akan tahu perubahan mana yang menyebabkan masalah Anda.

  6. Ganti baterai CMOS jika komputer Anda telah lebih dari tiga tahun atau jika sudah mati dalam waktu yang lama. Baterai CMOS sangat murah dan apabila tidak dapat mengisi ulang lagi mungkin bisa menjadi penyebab segala macam perilaku aneh selama proses startup Windows.

  7. Pastikan semua kabel internal, PCI Card, dan komponen lainnya terpasang dengan benar. Hardware yang tidak benar pemasangannya dapat menyebabkan Windows tidak bisa melewati menu Advanced Boot Options. Apabila tidak yakin, cabut semua kabel dan hardware dalam PC anda lalu pasang kembali. Ada kemungkinan koneksi / kabel sebuah hardware telah longgar. Cabut dan pasang kembali hal hal seperti kabel power, kabel data, memori, expansion cards (VGA, sound card, dll), kabel keyboard dan mouse, dan lain sebagainya.

  8. Uji RAM Anda menggunakan software-software dari link ini. Jika salah satu dari modul RAM komputer Anda rusak sepenuhnya, komputer Anda bahkan tidak akan menyala. Sebagian besar waktu memori akan rusak secara perlahan dan akan bekerja sampai titik tertentu. Jika memori sistem Anda rusak, komputer Anda mungkin tidak dapat berjalan di mode manapun. Ganti memori di komputer Anda jika tes memori menunjukkan masalah. Atau gantilah RAM di komputer apabila Anda mempunyai memori cadangan yang anda yakin masih bekerja, jika hal tersebut menyelesaikan masalah maka RAM tersebutlah sumber masalahnya.

    Penting: Pastikan Anda sudah mencoba yang terbaik untuk menyelesaikan langkah-langkah pemecahan masalah diatas sampai langkah ini. Langkah 9 dan 10 keduanya melibatkan solusi yang lebih sulit dan lebih destruktif. Mungkin salah satu solusi di langkah selanjutnya diperlukan untuk memperbaiki masalah Anda, namun jika Anda belum teliti menyelesaikan masalah Anda sampai langkah ini, Anda tidak bisa tahu mana salah satu solusi diatas yang lebih mudah dilakukan daripada kedua langkah dibawah ini.

  9. Uji hard drive Anda. Masalah fisik dengan hard drive dapat menjadi alasan mengapa Windows tidak berjalan semestinya. Hard drive yang tidak bisa membaca dan menulis informasi dengan baik tentunya tidak dapat memuat sistem operasi dengan benar - meskipun dalam Safe Mode. Ganti hard drive Anda jika tes tersebut menunjukkan masalah. Setelah mengganti hard drive, Anda harus melakukan instalasi baru Windows. Jika pengujian tidak menunjukkan masalah, hard drive secara fisik baik-baik saja sehingga penyebab masalah mungkin pada Windows, langkah berikutnya mungkin akan memecahkan masalah.

  10. Lakukan Clean Install pada Windows. Jenis instalasi ini benar-benar akan menghapus isi drive dan menginstal Windows lagi dari awal.

    Penting: Pada Langkah 2, saya menyarankan agar Anda mencoba untuk memecahkan masalah Windows dengan memperbaiki Windows. Metode pada langkah 2 sifatnya non-destruktif pada data anda, pastikan bahwa Anda sudah mencoba sebelum benar-benar merusak data anda, instalasi yang bersih dalam langkah ini. Apabila anda memiliki data penting, cobalah untuk membackupnya.  Apabila anda belum dapat menyelesaikan masalah anda, ada baiknya anda mungkin perlu mencari bantuan profesional dari teman anda, di pusat servis komputer, atau dari servis resmi produsen komputer Anda.

Tips:
  1. Jika Windows akan dapat berjalan di salah satu atau lebih pilihan Safe Mode, lanjutkan dengan langkah-langkah pemecahan masalah di halaman ini, yang akan menjadi sedikit lebih mudah untuk menyelesaikan berkat akses Anda ke Safe Mode.
  2. Jika Windows berjalan semestinya setelah mengaktifkan Last Known Good Configuration maka beberapa perubahan yang terakhir kali dilakukan pada komputerlah yang menyebabkan masalah ini dan masalah tersebut mungkin kembali jika perubahan yang sama dibuat. Jika Anda dapat menghindari penyebab masalah yang sama, maka tidak ada lagi yang harus dilakukan dan segalanya akan baik-baik saja.
  3. Jika Windows berjalan semestinya dengan mengaktifkan video resolusi rendah maka ada kesempatan yang sangat baik bahwa ada masalah yang berkaitan dengan kartu VGA komputer Anda atau mungkin masalah dengan monitor.
    Pertama coba untuk menyesuaikan resolusi layar yang lebih sesuai dan lihat apakah masalahnya hilang. Jika tidak, coba tips ini:

    • Pinjam monitor yang masih dapat digunakan pada komputer lain, dan pasang di komputer anda.
    • Update driver kartu VGA anda.
    • Test RAM dan gantilah jika test menunjukkan beberapa masalah.
    • Ganti kartu VGA atau tambahkan kartu VGA apabila anda memakai VGA on-board


Catatan: Apabila anda mengalami masalah spesifik lainnya pada komputer, Anda dapat menyerahkannya kepada teman atau kolega anda, ataupun ke pusat servis resmi komputer anda,
Read More
Copyright © 2014 kite | template ini, Di disain oleh Templateclue - Published By Gooyaabi Templates